Fungsi iklan
- Iklan sebagai pemberi informasi tentang produk yang ditawarkan dipasar
- Iklan sebagai pempentuk pendapat umum tentang sebuah produk
Beberapa
persoalan etis
- Pola konsumsi manusia moderent sesungguhnya adalah pilihan iklan. Manusia didikte oleh iklan dan tunduk pada kemauan iklan khususnya iklan manipulasi dan prsuasif yang tidak rasional.
- Iklan merongrong otonomi dan kebebasan manusia.
- Iklan yang manipulative dan persuasive non-rasional menjanjikan manusia yang konsumtif.
- Iklan yang merongrong rasa keadilan social dan memicu kesenjangan social.
- Menciptakan manusia moderent menjadi konsumtif.
- Iklan dapat membentuk dan menciptakan identitas atau citra diri manusia.
Makna etis menipu dalam iklan
Iklan me,mbentuk citra sebuah produk
bahkan sebuah perusahaan ditengah masyarakat. Iklan yang membuat pernyataan
yang salah atau yang tidak benar oleh pembuat iklan dan produsen bsrang
tersebut dengan maksud memperdaya atau mengecoh konsumen dalam sebuah tipuan
dan arena itu dinilai sebagai iklan yang tidak etis.
Kebebasan Konsumen
Secara
lebih konkrit iklan menentukan pula hubungan penawaran dan permintan antara
produsen dan pembeli,yang pada gilirannya ikut pula menentukan harga barang
yang dijual dalam pasar.keinginan atau kebutuhan tidak lagi merupakan sesuatu
yang mandiri,melainkaan tergantung sepenuhnya pada produksi dan iklan dengan
demikian,dalam mekanisme semacam itu mustaahil konsumen bisa memutuskan atau
memilih secara bebas apa yang menjadi kebutuhannya.merupakan kebutuhan yang
diciptakan oleh produsen dan iklan.karena itu,walaupun dalam situasi tertentu
baahwa”Produksi menciptakan kebutuhan”,tidak dengan sendirinya produksi
menentukan kebutuhan kita sebagai konsumen.
Sumber
:
http://ndahpig.wordpress.com/2010/01/06/iklan-dan-dimensi-etisnya/
http://hengusblog.wordpress.com/2013/02/25/iklan-dan-dimensi-etisnya/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar